AKSI NYATA BUDAYA POSITIF

LATAR BELAKANG

Kemajuan teknologi yang begitu pesat memberikan dampak terhadap perkembangan karakter anak.

Untuk itu sebagai pendidik perlu menerapkan kembali bidaya positif pada anak di lingkungan sekolah agar nantinya mereka mampu menyaring dampak negatif dari luar tersebut.

Budaya positif di sekolah merupakan nilai-nilai keyakinan dan asumsi dasar yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan nilai-nilai yang dianut dan diyakini di sekolah.

Budaya positif tersebut berisi kebiasaan-kebiasaan yang sudah disepakati bersama dan dijalankan dalam waktu yang lama dengan memperhatikan kodrat anak, dalam hal ini kodrat alam dan kodrat zaman serta keberpihakan pada anak.

Dalam menciptakan budaya positif, guru tentunya harus bekerjasama dengan warga sekolah. Adanya kolaborasi antara pihak sekolah dengan masyarakat dalam menjalankan budaya positif dapat menciptakan karakter murid yang memiliki nilai-nilai profil pelajar pancasila.

Tujuan mulia dari penerapan disiplin positif adalah agar terbentuk murid-murid yang berkarakter, berdisiplin, santun, jujur, peduli, bertanggung jawab, dan merupakan pemelajar sepanjang hayat sesuai dengan standar kompetensi lulusan yang diharapkan.

Aksi nyata yang saya lakukan yaitu membuat keyakinan kelas yang berpihak pada murid.

Selain membuat keyakinan kelas bersama murid, saya juga mengimbaskannya kepada rekan guru di sekolah dengan terlebih dahulu mengkomunikasikannya kepada kepala sekolah sehubungan kegiatan yang melibatkan murid dan rekan guru secara langsung di sekolah.

Mengingat urgensi budaya positif di sekolah sebagai calon guru penggerak saya harus mengambil langkah ke arah perubahan yang lebih baik.

TUJUAN

Menumbuhkan sikap tanggungjawab pada diri murid atas pemilihan aspirasi idenya melalui keyakinan kelas, mengembangkan inisiatif yang tinggi pada diri murid, menumbuhkan rasa saling menghargai diri sendiri dan orang lain.

TOLOK UKUR

Mewujudkan murid yang berakhlak mulia sebagai bentuk budaya positif di sekolah 

LINI MASA TINDAKAN

Tanggal 26 Agustus 2022

Meminta izin dan dukungan kepada kepala sekolah terkait aksi nyata

Tanggal 28 Agustus 2022

Mensosialisasikan kepada rekan-rekan guru melalui acara webinar pengimbasan budaya positif

Tanggal 30 Agustus 2022

Pengenalan budaya positif membuat keyakinan kelas

DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN

1. Kepala Sekolah

2. Rekan-rekan Guru

3. Murid

4. Sarana Prasarana di sekolah

HASIL AKSI NYATA

Kegiatan aksi nyata melalui membangun keyakinan kelas membuat murid merasa lebih percaya diri karena merasa menjadi bagian dalam pengambilan keputusan di kelasnya.

Rekan guru di sekolah saya juga antusias ingin membuat keyakinan kelas yang berpihak pada murid

Pembelajaran yang didapat dari pelaksanaan

Faktor Pendukung (Keberhasilan)

Dukungan dari kepala sekolah, rekan guru dan orang tua murid

Kreativitas ide dari murid dapat tersalurkan

Menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan pada murid sehingga menjadi sebuah pembiasaan dan akhirnya menjadi budaya positif bukan hanya di lingkungan di sekolah tetapi juga di lingkungan masyarakat

Sarana dan prasarana yang memadai

Tantangan

Perbedaan karakteristik murid yang beragam

Adaptasi dari budaya lama ke budaya baru membutuhkan proses yang membutuhkan waktu serta hasil yang bertahap

Rencana perbaikan untuk pelaksanaan di masa mendatang

Tahun ajaran yang akan datang saya ingin membuat keyakinan kelas bersama mutid-murid yang baru di kelas saya.

Saya ingin menerapkan merdeka belajar dan ilmu lainnya yang saya dapatkan dari program guru penggerak

 

Refleksi CGP Budaya Positif

Dengan mempelajari modul 1.4 mengenai budaya positif :

Saya mulai memahami konsep budaya positif yang berpihak pada murid

Saya merefleksikan dan mengevaluasi disiplin yang pernah saya lakukan

Saya mulai melakukan perbaikan dalam menciptakan budaya positif


DOKUMENTASI AKSI NYATA

1. PEMBUATAN KEYAKINAN KELAS



 

 

 










 

2. BERBAGI SECARA VIRTUAL
















Komentar